Dji Sam Soe, sebuah nama yang terdengar sangat familiar di telinga perokok Indonesia, bahkan bagi sebagian pencinta kretek, rokok yang dibalut bungkus kertas hijau dengan simbol angka 234 adalah sebuah legenda dimana kenikmatan dan kesempurnaan racikan dalam setiap Dji Sam Soe tersirat dari setiap kepulan asap yang terhembuskan. Produk unggulan berlabel angka 234 yang menyiratkan [...]
Continue reading...
Kisah sukses PT. Hanjaya Mandala Sampoerna bukan sebuah berkah yang begitu saja turun dari langit. Namun melalui rintisan dan perjuangan dari NOL oleh seorang Liem Seeng Tee. Pada tahun 1898 bersama ayah (Liem Tioe) dan kakak perempuannya. Seeng Tee yang dikala itu baru berusia 5 tahun, meninggalkan kampung halamannya di Provinsi Fujian (福建), di daratan [...]
Continue reading...
Salah satu hari raya penting bagi penganut agama Buddha adalah Hari Raya Tri-Suci Waisak atau lebih sering disebut Waisak. Etimologi kata “Waisak” sendiri berasal dari bahasa Pali, Vesākha atau di dalam bahasa Sansekerta disebut Vaiśākha. Nama “Vesakha” sendiri diambil dari penamaan bulan Vaiśākha, bulan ke-2 dalam system Lunar Calendar bangsa India yang biasanya jatuh pada [...]
Continue reading...
Di bulan Juli ini produsen rokok tertua di Indonesia, PT. HM Sampoerna merilis varian baru untuk produk berjenis sigaret kretek merk Dji Sam Soe (unfiltered), yaitu Dji Sam Soe GOLD. Sebagai seorang maniak produk ber-angka 234, melihat billboard iklan dan banner yang terpampang di jalan protocol Kota Bandung sejak satu minggu yang lalu membuat saya [...]
Continue reading...
Hampir selama 3 bulan lebih saya larut dalam beberapa mini-project fotografi yang salah satunya itu memuat artikel bernafaskan “photo-journalistic” tentang sebuah Vihara/Kelenteng tertua di Kota Bandung, Vihara Satya Budhi (Xie Tian Gong). Dalam kurun waktu tersebut, saya sempatkan dua atau tiga kali dalam seminggu mungunjungi Vihara Satya Budhi yang berlokasi di Jln. Kelenteng, tidak begitu [...]
Continue reading...
21/07/2010
5 Comments