4.30
Kelam
dalam kehampaan…
Sunyi
dibalut kekelaman..
Dingin
dibeku kesunyian…
Kala ku berjalan mendaki dari punggung-mu
Hanya temaram sinar purnama menyinari jiwa, menuntun langkah menuju puncak keabadian…
Dimana keindahan itu…??
Seperti apa…??
Ku bertanya – tapi tidak ada jawaban
Senyap… Diam…
Mati dibeku dinginnya pagi…
Ku berjalan dan terus mendaki…
05.00
Ku pijakkan kaki di Puncak Thuk Setumbu
Ku nikmati kesunyian-mu,
Ku hirup udara segar-mu,
Ku tunggu keindahan-mu….
Sejauh mata memandang…
Hanya siluet…
Borobudur dengan kedua lampunya yang singgah di mata-ku,
Hanya lembah…
diselimuti kabut yang memisahkan ku dengan nya,
Hanya waktu…
yang akan menunjukkan keindahannya yang begitu mahadaya…
Ku akan menunggu…. Ya ku ‘kan menunggu!!!
05.30
Hijau dedaunan
Segar!
Dibasuh embun pagi…
Suara kicau burung
Merdu!
Menyemangati hidup…
Ohh…
Pagi yang indah…
Sandyakala yang begitu menakjubkan…
Jingga dan ungu berlomba mewarnai mega di hadapan ku…
Mentari dari Ufuk Timur,
si Raja Hari ingin cepat-cepat berkuasa setelah menaklukan malam…
Merapi dengan perlahan namun dahsyat menyambut pagi
dengan menjadi latar dari panggung keindahan alam di Thuk Setumbu…
Menyombongkan kegagahannya,
dengan letusan asap pertanda dia ingin senantiasa ditakuti dan dihargai…
Tak mau kalah,
Kabut pun berusaha terus untuk
mencengkram lembah-lembah…
merasuki…
menyelimuti…
melapisi…
seolah-olah membisikkan pesan
“pagi tak akan berlalu”
Awal petualangan yang indah menuju Nirvana keindahan…
Abadi…
Agung…
Mahadaya…
Ketiga pujian itu tak mampu melukiskan keindahan alam di pagi itu…
Wahai Tuhan….!!
Sang pencipta alam…
Sunggung takjub ku melihat alam ciptaan-Mu ini…
05.45 – 06.15
Borobudur terbangun dari tidurnya…
Kini ia siap untuk menunjukkan siapa dirinya…
“Dia Sangat anggun…”
“Dia Sangat cantik…”
“Dia Sangat menarik…”
“Dia Sangat menakjubkan….”
“Terpana diriku melihat pesona mu…”
Wahai Syailendra….!!
Raja dari barisan gunung-gunung…
Kau begitu tepat mendirikan candi itu di tengah balutan pesona alam ini…
Borobudur…
Kau berdiri dengan jelita dikelilingi barisan gunung yang gagah…
yang selalu setia menjagamu…
yang selalu setia melindungimu…
yang selalu setia mempercantik dirimu…
Adalah “ekstasi” ketika menatap dirimu,
sedang dibalut lukisan alam yang begitu mahadaya…
Ingin aku memiliki-mu…
Ingin aku mengabadikan-mu…
Ingin aku berada di sini selalu…
ahhh….!!!
Setumbu…
Sungguh iri diriku…
Sungguh beruntung dirimu…
Setiap pagi kau sambut dia dari tidurnya…
Setiap pagi kau dapat menikmati pesona-nya…
Detik ke detik…
Menit ke menit…
Ratusan deru rana bersahutan merekam pesona-mu,
Semua mata tertuju pada satu tujuan, keindahan abadi-mu Borobudur…
Walau hanya dari sebuah citra, pertemuan kita di pagi itu akan selalu ku kenang selamanya…
Suatu saat nanti, ku kan kembali….



















24/06/2009 at 15:12
Hi Sandy,
Salut banget hasil karyanya, saya sih belum secanggih ini untuk landscape.Foto2 di sini sudah layak tayang di photoblog kelas pro hingga pengunjung bisa menikmatinya dengan ukuran yang lebih besar.
Keep up the good work San
24/06/2009 at 21:02
makasih om Ton atas apresiasinya…
saya masih harus banyak belajar Om..
mungkin sekali waktu saya
pasti bisa tampil di photoblog kelas atas…
heheehh!!!
btw…
tutorial food photography nya manteb om!!
pelan2 lagi belajar nech… hihihi!!
thx!!
09/03/2010 at 15:03
Hey Sandy, salam kenal. Kebetulan cari2 info tentang Thuk Stumbu, eehh ketemu blogmu, jadilah mampir. Foto2nya keren, selamat ya… keep up the good work. Semoga aku bisa motret keren kayak gini juga, hehe…
14/03/2010 at 02:58
hi rey!
salam kenal juga…
n thanks udah mampir ke koelitinta.com
pasti bisa ko rey…
asalkan ada niat… pasti ada jalan untuk sukses…
ok!
kalo motret ke Thuk Stumbu..
jgn lupa share hasilnya yaa… hehehe!!
see u!
05/05/2010 at 02:10
om sandy congrats yah foto nya udah masuk buku toy camera.com.. salut sekaligus bangga.. orang indonesia bisa dikenal di dunia lo fi fotografi dunia keren… mantabss. four thumbs up lah pokonya..
05/05/2010 at 19:58
hi andi…
thanks yaa…
smoga ke depannya
lebih banyak orang indonesia lainnya yang mantab2 di dunia lo-fi photography…
27/06/2010 at 08:40
Pagi boz . saya dari kuta . kalo mau ke thuk stumbu lewat jalur mana ya ?
mau motret sunrise . thank you
Timan